• Selasa, 29 November 2022

Partnership, Kunci Ideal Suami Istri

- Senin, 18 Juli 2022 | 10:30 WIB
Ilustrasi (aktual.com)
Ilustrasi (aktual.com)

Siarmedia.com - Prinsip kesejahteraan rumah tangga dalam Islam yang akrab disebut dengan istilah sakinah, mawadah wa rahmah, artinya keluarga yang tenang, penuh cinta, dan penuh kasih sayang. Perlu kita sadari, yang sangat fundamental dalam membangun hubungan sehat adalah terbentuknya relasi yang baik (relationship) di antara para pihak. Begitu pula dalam rumah tangga, bahkan lebih dari sekedar relationship, hubungan antara pasangan juga harus dibangun berdasar prinsip partnership atau basis kemitraan, di mana pasangan tidak hanya menjadi sebatas teman hidup belaka, namun pasangan harus diperlakukan sebagai partner, artinya suami tidak bertindak sewenang-wenang tanpa mempertimbangkan kepentingan, kondisi, perasaan dan atau pendapat sang istri. Istri juga berhak memberikan kontribusi tertentu dalam rumah tangga. Hal ini bisa kita sederhanakan dengan istilah, suami harus bergaul dengan istri dengan cara yang baik atau mu’âsyarah bil ma’rûf. Begitu pula sebaliknya.

Dalam mendefinisikan mu’âsyarah bil ma’rûf, Imam Ibn Katsir menyampaikan:

أن العشر بالمعروف تتضمن طيب الكلام وحسن الأفعال والهيئات بين الزوجين

Artinya, “Sesungguhnya bergaul dengan baik terhadap istri meliputi, ucapan yang baik, tingkah laku yang baik, dan juga sikap-sikap baik (lainnya) di antara suami dan istri.” (Ibnu Katsir, Tafsîrul Qur-ânil Adhîm, [Beirut, Darul Fikr: 2000], juz II, halaman 212).

Sementara Sayyid Alawi al-Maliki menjelaskan, termasuk salah satu bentuk pergaulan yang baik terhadap istri adalah dengan mengajaknya bercanda dan menggodanya, karena menurutnya tindakan suami seperti itu dapat menghibur hati istri, membuatnya merasa tenang, dan membuat fikirannya lebih rileks. Artinya bergaul secara baik terhadap istri, tidak hanya dipenuhi dengan hal-hal yang bersifat materil saja, seperti memenuhi kebutuhan nafkah sehari-hari, namun juga berbentuk hal immaterial, yakni menjaga perasaan istri, membuat hatinya senang, dan membuatnya merasa nyaman.

Dalam menggambarkan pola hubungan suami istri ini Hujjatul Islam al-Ghazali mencontohkan

: فينبغى أن تسلك سبيل الاقتصاد فى المخالفة والموافقة وتتبع الحق فى جميع ذالك

Artinya, “Dan hendaknya anda (suami) memilih cara yang seimbang dalam menolak dan menuruti, serta mengikuti rambu-rambu kebenaran dalam segala hal itu (dalam hal menggauili istri dengan baik, dan memenuhi keinginanya).” (Al-Ghazali, Ihyâ’ Ulûmiddîn, [Al-Haramain: 1999], juz II, halaman 46).

Menurut Imam al-Ghazali, salah satu bentuk relasi ideal antara suami istri yang dapat menjadi salah satu pilar penyangga keharmonisan rumah tangga adalah dengan memperlakukan istri secara baik dan menghormati posisinya, mempertimbangkan keinginan, perasaan, dan pendapatnya. Namun demikian, suami juga tidak boleh sampai lengah dan lepas kendali, atau bahkan hanyut dalam dominasi serta keinginan istrinya.

Halaman:

Editor: Lia Amelia Martin

Sumber: Islam.nu.or.id

Tags

Terkini

Partnership, Kunci Ideal Suami Istri

Senin, 18 Juli 2022 | 10:30 WIB

Apa perbedaan Haji dan Umrah ?

Sabtu, 2 Juli 2022 | 18:40 WIB

3 doa malaikat yang diaminkan Rasulullah

Sabtu, 2 Juli 2022 | 18:05 WIB

Keutamaan membaca Al-Quran

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:15 WIB

Inilah keutamaan sedekah subuh

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:05 WIB

Kisah Uwais Al-Qarni dan seorang yang bijak

Senin, 27 Juni 2022 | 20:50 WIB

Kisah tobat seorang pembunuh

Senin, 27 Juni 2022 | 17:35 WIB

Memuliakan Ilmu dari para Ulama

Senin, 27 Juni 2022 | 17:25 WIB

Hikmah Haji pada bulan Dzulhijah

Senin, 27 Juni 2022 | 17:15 WIB

Keutamaan Sedekah

Senin, 27 Juni 2022 | 17:00 WIB

Mengenal Imam An-Nawawi

Senin, 27 Juni 2022 | 16:28 WIB

Pentingnya Mencari Guru (Mursyid)

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:20 WIB

Apa Itu Istidraj ?

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:05 WIB

Pentingnya Karomah Wali Allah

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:11 WIB
X